Jumat, 11 Januari 2013

Kematian Hamzah bin Abdul Muthalib

        
Hamzah bin Abdul Muthalib termasuk paman Rasulullah saw yang beriman. Lahirnya diperkirakan hampir bersamaan dengan lahirnya Rasulullah saw. Beliau sangat cinta kepada Hamzah.
       Pada 15 Syawal 3H, pernah terjadi Perang Uhud, dimana Hamzah bin Abdul Muthalib bin Hasyiim memimpin pasukan bagian tengah. Ia menyerang musuhnya (Kafir Quraisy) dengan penuh semangat, beliau sudah membunuh



musuhnya kira-kira 36 orang. Pada saat beliau menyerang musuh bagaikan harimau mengamuk, ternyata, Wahsy bin Harb seorang budak milik Hindun yang memang memiliki keahlian melempar tombak memata-matainya. Hindun menjanjikan kepada Wahsy bin Harb akan memerdekakannya apabila ia dapat membunuh  Hamzah bin Abdul Muthalib. Aku menjaminmu!" demikian Hindun berkata. Wahsy mengiyakan. Pada saat Hamzah menyerang musuh, tanpa membuang waktu, Wahsy bin Harb menyerang Hamzah dengan Tombaknya hingga mengenai pinggang Hamzah hingga menembus ke luar tubuhnya kembali. Hamzah memandang Wahsy dan ingin menyerangnya. Akan Tetapi, tubuhnya terlanjur roboh ketanah. Ia tetap dalam keadaan seperti itu hingga ia wafat. Kemudian, Wahsy mencabut tombaknya dari tubuh Hamzah. Kemudian, Hindun memakan hati Hamzah tetapi tidak tertelan. Dadanya dirobek hingga mengenaskan. Ketika Rasulullah melihat keadaan tubuh pamannya Hamzah bin Abdul Muthalib, Beliau sangat marah dan Allah menurunkan firmannya ,” Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. (Qs; an Nahl 126)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar