Pada 15 Syawal 3H, pernah terjadi Perang Uhud, dimana Hamzah bin Abdul Muthalib bin Hasyiim memimpin pasukan bagian tengah. Ia menyerang musuhnya (Kafir Quraisy) dengan penuh semangat, beliau sudah membunuh
Jumat, 11 Januari 2013
Kematian Hamzah bin Abdul Muthalib
Hamzah bin Abdul Muthalib termasuk paman Rasulullah saw yang
beriman. Lahirnya diperkirakan hampir bersamaan dengan lahirnya
Rasulullah saw. Beliau sangat cinta kepada Hamzah.
Pada 15 Syawal 3H, pernah terjadi Perang Uhud, dimana Hamzah bin Abdul Muthalib bin Hasyiim memimpin pasukan bagian tengah. Ia menyerang musuhnya (Kafir Quraisy) dengan penuh semangat, beliau sudah membunuh
musuhnya kira-kira 36 orang. Pada saat beliau menyerang musuh bagaikan
harimau mengamuk, ternyata, Wahsy bin Harb seorang budak milik Hindun
yang memang memiliki keahlian melempar tombak memata-matainya. Hindun menjanjikan kepada Wahsy bin Harb akan memerdekakannya apabila ia dapat membunuh Hamzah bin Abdul Muthalib. Aku menjaminmu!"
demikian Hindun berkata. Wahsy mengiyakan. Pada saat Hamzah menyerang
musuh, tanpa membuang waktu, Wahsy bin Harb menyerang Hamzah dengan
Tombaknya hingga mengenai pinggang Hamzah hingga menembus ke luar
tubuhnya kembali. Hamzah memandang Wahsy dan ingin menyerangnya. Akan
Tetapi, tubuhnya terlanjur roboh ketanah. Ia tetap dalam keadaan seperti
itu hingga ia wafat. Kemudian, Wahsy mencabut tombaknya dari tubuh
Hamzah. Kemudian, Hindun memakan hati Hamzah tetapi tidak tertelan.
Dadanya dirobek hingga mengenaskan. Ketika Rasulullah melihat keadaan tubuh pamannya Hamzah bin Abdul
Muthalib, Beliau sangat marah dan Allah menurunkan firmannya ,” Dan jika
kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan
siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar,
sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. (Qs; an
Nahl 126)
Pada 15 Syawal 3H, pernah terjadi Perang Uhud, dimana Hamzah bin Abdul Muthalib bin Hasyiim memimpin pasukan bagian tengah. Ia menyerang musuhnya (Kafir Quraisy) dengan penuh semangat, beliau sudah membunuh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar