Kamis, 27 Desember 2012

CINTA Di Tolak, DOA Bertindak

Lagi-lagi tentang cinta,tapi ini lah bahasan menarik yang selalu di cari para sahabat. Entah itu motivasi atau hal-hal terkait dalam masalah ini. tapi mari kita lihat cinta dari sudut pandang yang berbeda.

Sudah bukan rahasia lagi ketika cinta di tolak maka pemilik cinta akan merasakan patah hati yang berjuta rasanya. Entah itu ketika di tolak untuk ta’aruf bahkan ketika di tolak. Tapi kalo di tolak karna di tolak buat pacaran,itu lebih baik dari pada mendekati zina nantinya.

Prinsip orang jahil,bila cinta di tolak dukun bertindak.. Naudzubillah..yang kayak gini harus di basmi. Padahal kata Rasulullah bila kita mendatangi dukun, sholat kita bisa gak di trima selama 40 hari,ini bagi yang sholat bagi yang jarang sholat bisa lebih parah lagi...

“Barangsiapa mendatangi peramal atau dukun lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari”.( Hr Muslim dan Ahmad )
“Barangsiapa mendatangi dukun lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad” ( Hr Tirmidzi )
Tapi berbeda bila seorang muslim yang beriman kepada Allah. Dia tak akan mungkin meminta sesuatu selain padaNya. Apalagi masalah cinta yang di tolak,masih ada cinta yang tak pernah di tolak yaitu cinta kita pada Allah Azza Wa Jalla.

Memang benar ketika cinta di tolak akan timbul rasa sakit hati atau sakit-sakit yang lain,tak terkecuali ikhwan atau akhwat. Pun ketika seorang laki-laki mengutarakan maksud hati untuk melamar,itu berat. Begitupun saat seorang wanita akan menjawab keputusannya,itu juga hal yang berat. Jadi sebenarnya sama-sama berat. Jadi ketika seseorang di tolak itu adalah sebuah resiko saat kita berani menyatakan keinginan kita. Keberanian itu pun sudah memberikan nilai tersendiri di hati.

Tak ada cara lain ketika hati ini meminta obat, maka obatnya hanya mendatangiNya, mendatangi Allah. Karna Dia lah tempat mengadu yang paling mengerti tentang apa yang kita butuhkan bukan selalu apa yang kita minta. Dia pasti lebih tau siapa jodoh kita yang sebenarnya.

Meskipun cinta di tolak,mendingan doa yang bertindak. Bukan doa yang macam-macam,atau doa yang lagi trend sekarang. Misal, bila dia bukan jodohku maka jadikanlah dia jodohku. Lho doa kok maksa,kalo kita di paksa kan juga gak mau,masa mau memaksakan kehendak kita sama Allah.

Doa kan lah yang baik,buat diri kita maupun doa buat orang yang telah menolak kita. Bila kita mau dan mampu untuk paham apa yang sudah di rancang Allah untuk kita,maka sakit hati itu akan segera sirna.

Doa yang baik akan membawa kita pada kebaikan pula. Misal kita berdoa, Yaa Robb,temukanlah dia dengan jodoh yang sholeh. Dengan doa yang seperti itu tak menutup kemungkinan jodoh kita adalah seorang sholeh/sholehah.
Dari Abu Ad-Darda’ dia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no. 4912)

sahabat saudaraku.....Patah hati memang hal yang wajar,yang tidak wajar adalah ketika kita patah hati secara berlebihan. Allah sudah punya rencana tersendiri untuk kita.

Cinta di tolak, bukan berarti kita putus asa. Cinta di tolak, bukan berarti hari esok tak ada lagi. Cinta di tolak, Allah akan tetap dan selalu menerima cintamu.

Ku Ingin Mencintaimu Karena Agamamu, Bila Agamamu Hilang Atas Dirimu Maka Hilang Jua lah Cintaku..


sumber: 
Mutiara Air Mata Muslimah"

Senin, 24 Desember 2012

... BULAN PERNAH TERBELAH ..?!? ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...

Benarkah peristiwa menakjubkan 14 abad yabg lalu saat Rasulullah dengan izin Allah membelah bulan?. Apapun yang datang dari Allah dan Rasulnya masuk akal atau tidak maka tiada pilihan untuk menolaknya.

Karena sebuah penolakan adalah sbuah jawaban sedekat apa Iman kita pada kebenaran itu?. Untaian Risalah berikut smoga bisa
menambah keyakinan kita akan sebuah kebenaran, ... kebenaran yang mutlak dari-Nya.

Allah berfirman: "Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)" Apakah kalian akan membenarkan kisah yang dari ayat Al-Qur'an ini menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris ??Di bawah ini adalah kisahnya:

Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah ?

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:
Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur'an.

Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, "Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi [Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah] mengandung mukjizat secara ilmiah ?

Maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjagkaunya.

Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu 'alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya.

Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu.

Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur'an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta'alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu.

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, "Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?" Rasulullah bertanya, "Apa yang kalian inginkan ? Mereka menjawab: Coba belah bulan, .."

Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulat itu dengan sebenar-benarnya.

Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, "Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!" Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja "menyihir" orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu.

Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan.

Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, "Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?"

Mereka menjawab, "Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dansaling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali...!!!"

Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya:

Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, "Ini adalah sihir yang terus-menerus", dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap ....sampai akhir surat Al-Qamar.

Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, "Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan??"

Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: Dipersilahkan dengan senang hati."

Daud Musa Pitkhok berkata, "Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna-makna Al-Qur'an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah.

Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur'an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah...

Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu???

Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasam hamba-Nya dalam pencarian kebenaran.

Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS.

Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besardalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan.

Presenter pun berkata, " Andai dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak berguna". Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, "Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik segi kedokteran, industri, dan pertanian.

Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia-sia, akan tetapi hal itu dalam rangka pengembangan kehidupan manusia.

Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar.

Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget danberkata, "Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?" Mereka pun menjawab, "Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun.

Maka presenter itu pun bertanya, "Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya. Mereka menjawab,

"Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!! Presenter pun bertanya, "Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?"

Mereka menjawab, "Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, "Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali".

Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, "Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, "Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu.

Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!! Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah ... Maka aku pun berguman, "Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur'an dan aku baca surat Al-Qamar, dan ... saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.

... WONG FEI HUNG TERNYATA SEORANG ULAMA (MUSLIM) ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ...

Wong Fei Hung
(Faisal Hussein Wong) ternyata muslim ia adalah ulama yang jago kungfu dan juga seorang tabib.

Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hongkong, Jet Li (dan sekarang film serinya dapat disaksikan di Indosiar).

Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?

Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, ahli Pengobatan, dan ahli beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.

Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.

Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.

Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.

Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.

Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.

Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.

Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.

Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.

Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.

Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka.

Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya.

Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid.

Minggu, 23 Desember 2012

Aku Pengen Tobat, Tapi ...

Banyak dari kita yang bandel yang berpikiran, "Aku dah terlanjur bandel, sekalian aja lebih bandel. Ibarat kata, terlanjur basah, mandi sekalian aja". Dan siapapun yang punya pikiran kaya' gini, akhirnya susah bagi mereka buat lepas dari dunia "hitam" yang telah menjadi bagian dari hidu. Mereka akhirnya menganggap ringan sebuah dosa, padahal efek parahnya, ketika udah jadi ortu nanti, dosa warisan ini akan tertularkan ke anak dan keturunan mereka.

Yups, memandang remeh dosa dan menunda taubat, ternyata efeknya nggak sedemikian remeh loh. So, terbukti banget kan, kalau setan tetap nggak akan tinggal diam dalam rangka melihat kita menjadi yang seperti mereka inginkan. Dan bagaimanapun caranya mereka akan membelokkan niat baik kita dengan berbagai alasan.Mungkin salah satunya adalah dengan penundaan tobat yang kita lakukan, karena perasaan malu dan enggan.

Friend, bukankah Allah SWT yang maha pengasih dan penyayang telah berfirman,

"Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka Mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. (Qs. Ali Imran, 135-136)

Allah SWT dengan tegas menyatakan dalam ayat diatas kalau salah satu ciri orang yang bertaqwa, adalah bukannya orang yang nggak pernah melakukan dosa atau yang nggak punya salah. Tapi, orang yang bertaqwa adalah mereka yang apabila melakukan kesalahan, mereka kemudian mengingat Allah, lalu mereka bertaubat atas segala kesalahan yang dilakukannya.
Kita semua juga pasti tahu kan kalau manusia adalah tempat salah dan lupa. Maka itulah bukti nyata kalau Allah benar- benar maha pengasih dan penyayang. Jadi sebelum matahari terbit dari barat alias kiamat atau nafas kita udah sampai tenggorokan alias mau segera mati, jangan pernah putus asa menguasai kita. Dan jangan pernah punya pikiran kalau Allah tidak akan memaafkan kita. Tapi ingat, bahwa tobat yang diterima Allah adalah yang sungguh- sungguh, nggak cuman sekedar tomat alias tobat en kumat atau kambuh- kambuh lagi. Allah maha tahu tentang siapa- siapa yang bersungguh- sungguh atau yang sekedar abal- abal saja.

Emang hidup itu pilihan friend, tapi pilihan buat tobat dan mengakhiri maksiat yang kita lakukan, adalah bukan sebuah pilihan tapi keharusan. Tapi bukan berarti pemaksaan, tapi hanya maksud Allah yang pengen ngeliat kita selalu jadi hamba yang baik dan di jalan yang bener. Kan kalau sudah begitu, kita sendiri yang akan di untungkan. Ya, nggak?

Dan perlu kita semua tahu friend, pemuda Islam seperti kita inilah yang justru memegang peran vital dalam perubahan. Dengar saja apa yang dikatakan oleh Musthafa Al Ghalaya, seorang pemikir dari Beirut yang berkata: “Adalah terletak di tangan para pemuda kepentingan umat ini, dan terletak di tangan pemuda juga kehidupan umat ini.” So, inilah terbaik bagi kita untuk bener- bener kembali menjadi pribadi yang baik dan punya semangat juang buat Islam. Kalau nggak sekarang, kapan lagi?.
Jangan sampai kita menjadi seperti yang Musthafa Kamil, seorang pemikir dari Mesir katakan, yaitu “Pemuda yang bodoh, beku (tidak punya ruh jihad) untuk memajukan bangsa, matinya itu lebih baik daripada hidupnya.”

sumber: voa islam.com

"Aku Muslim, Tapi Nggak Sholat"

Pernah nggak, kita membayangkan saat ibu atau ayah kita memanggil, tapi kita masih aja nggak bergeming atau malah pura- pura nggak denger? May be, selanjutnya bakal ada teriakan atau bahkan sesuatu yang melayang, yang pastinya mampir di kita.
Nah, itu aja baru urusan dengan sesama manusia, trus pernah nggak kepikiran, gimana cerita kalau Allah Sang maha Pemberi hidup, "memanggil" kita buat sholat, tapi kita masih aja ogah- ogahan dan males?

Yups, tapi begitulah kenyataan yang ada sekarang ini. Kebanyakan dari kita meremehkan shalat bahkan melihatnya sebagai baban yang berat banget. saking ogahnya, 1001 alasan pribadi dibawa cuma buat menunda-nunda shalat atau bahkan meng-cancel-nya. Na’udzubillah

Parahnya, ada juga yang mendirikan sholat aja nggak, eh malah terang-terangan melecehkan shalat dan menghina orang-orang yang mengerjakannya, tapi kalau ditanya, dia tetap saja mengaku-aku sebagai seorang muslim. Mereka itu juga nggak habis- habisnya mengkritisi perintah Allah tentang tiang agama ini. Ibarat kata saat mereka diajak kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, mereka malah balik berkata, “Kami mendengar tapi kami menentang!”
Padahal kalau saja mereka sadar, mereka cuma membiarkan diri mereka sendiri untuk didikte sama hawa nafsu, setan dan syahwatnya. Hawa nafsunya itu juga yang menegakkan argumen di hatinya, supaya dia merasa tenang, tapi padahal sebenarnya dia telah terhinakan.

Kalau saja mereka mau jujur sama kebenaran, pun hatinya bakal berkata yang sama, kalau yang namanya Sholat, itu adalah ibadah yang sangat amat penting sekali. Sholat jugalah yang bakal pertama kali Allah pertanyakan ke kita nanti kalo di akhirat. Shalat juga merupakan salah satu rukun Islam yang jadi pembatas seseorang itu mukmin atau kafir.

Nabi SAW bersabda: “Perjanjian yang mengikat antara kami dan mereka adalah mendirikan shalat. Siapa yang meninggalkannya, maka sungguh dia telah kafir”(H.R Muslim)

Selain itu Saking pentingnya,ibadah shalat dalam Islam nggak bakal bisa diganti atau diwakilkan. Cowok atau cewek yang muslim dalam kondisi apapun, sehat ato nggak, aman atau  takut, lagi bermukim dan musafir tetep kudu sholat. Kalau nggak bisa berdiri boleh duduk, kalau tidak bisa duduk boleh berbaring, dan seterusnya.Tapi judulnya kudu tetep sholat.

Trus apa sih manfaat sholat? Allah Subhanahu wataala berfirman,

"Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan tegakkanlah shalat untuk mengingat-Ku."(Qs. Thaha: 14). "(Yaitu) Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah, ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah, hati menjadi tenang." (Qs. Ar-Ra'du: 28)

Friend, orang hidup pastilah butuh yang namanya ketenangan. Dan dua ayat di atas memberitahukan ke kita kalau soal ketenangan jiwa adalah janji Allah yang sudah pasti bakal diberikan kepada orang yang shalat. Hati kita bisa merasa tenang banget kalau selalu mengingat dan dzikir kepada Allah. Nah, sarana berdzikir yang paling efektif itu adalah shalat. Tapi tentu saja, bukan sembarang shalat loh. kan perintah Allah tadi adalah menegakkan sholat dan nggak hanya sekedar melaksanakan. Dan dua hal itu, tentu saja beda, Friend.

Kalau kita mendirikan shalat, otomatis ada niat buat perjuangan, keseriusan, kedisiplinan, dan konsentrasi level tinggi. Beda kalau kasusnya cuma sekedar melaksanakan. Kadang kita masih santai, dan nggak perlu serius- serius amat. Yang penting kan udah terlaksana.

Sholat juga adalah nikmat yang sangat besar dari Allah SWT. Allah juga menjanjikan tingkatan surga tertinggi yaitu surga FIRDAUS bagi hamba-hambanya yang beriman dan mendirikan sholat dengan benar. Tapi nggak tahu kenapa ya, dengan imbalan sebesar itu, sebagian besar dari kita masih aja berat plus bandel buat  melaksanakannya.

Umar bin Khaththab sering mengingatkan para pemimpinnya, dan rakyatnya betapa pentingnya arti sholat bagi mereka. Bahkan beliau berkata, “Barang siapa menjaga sholatnya, sungguh dia telah menjaga agamanya. Barang siapa yang menyia-nyiakan sholatnya, maka terhadap urusan yang lain slain sholat, ia akan lebih menyia-nyiakan lagi”

Ini baru gambaran kecil kalau para kekasih Allah SWT selalu menganggap sholat itu primer banget di mata mereka.

Maka, belajar dari keteladanan mereka, malu banget dunk kalau kita bilang "aku muslim, tapi nggak sholat". Lagi pula, Friend...bukankah Allah memberikan jatah waktu 24 jam ke kita selama 1 hari. Dan itu nggak sebentar kan, so kenapa kita nggak mau memberikan walau cuma 24 menit saja buat "laporan" dan mengingat Allah sebagai bentuk rasa trimakasih kita kepadaNya? atau jangan- jangan kita memang termasuk orang- orang yang nggak pandai bersyukur dan berterimakasih? jawabnya, kembali kepada diri kita masing- masing.

sumber: voa islam.com

Jagoan Rijek

Assalamuallaikum,kita jumpa lagi, friend. Eh, udah pada denger belum, kalau lagi- lagi ada teman kita yang jadi korban tawuran, dan meninggal? katanya sih, mereka korban salah sasaran dari remaja yang lagi bentrok di jalanan.

 Astagfirullah, nggak kebayang ya gimana sedihnya keluarga N sahabat yang kehilangan. Bener- bener deh, Satu lagi bukti kan Friend, kalau ternyata tawuran sama sekali nggak ada manfaatnya, malah jadi hal yang ngerepotin orang banyak. 

Dari hal sepele
Tawuran biasanya berawal dari hal- hal sepele yang nggak banget sebenarnya buat dibahas. Contoh aja nich, rebutan tempat tongnkrongan, saling ejek, atau malah cuma gara- gara cewek. Asli nggak penting banget kan? Tapi dasar  karena amarah udah di ubun- ubun, jadi pikiran jernih juga lewat deh. Biasanya mereka juga nggak akan berani main satu lawan satu, tapi melibatkan satu genknya biar tambah rame. Tujuannya nggak jauh- jauh dari pelampiasan emosi sesaat. Tapi as u know, kalau sampai memakan korban gitu,  efeknya nggak akan juga simple dan sesaat deh, ya nggak? 

Para jagoan rijek
 Dalam tawuran ini, peserta yang hadir adalah para jagoan rijek. Mereka menjadikan ajang bentrok itu buat membuktikan kalau dialah sang jagoan sejati. Mereka pengen uji nyali plus adu otot buat membuktikan tentang siapakah yang paling yess.
 Tapi yah namanya juga rijek... dimana- dimana juga tetep aja kwalitasnya low, bukannya diakuin yang ada malahan malu- maluin.  Sebenarnya kalau dipikir- pikir, kasian amat lho temen- temen kita sang para jagoan rijek ini. Gimana nggak, resiko yang mereka ambil nggak sepele, kalo nggak tewas mengenaskan, atau paling nggak masih hidup tapi jadi cacat. Ntah kaki putus kek, kepala bocor kek, atau minimal mata kecolok bambu runcing. Eh tapi anehnya, katanya yang beginian bisa buat mereka semakin eksis dan ngedongkrak popularitas mereka dimata temen- temen se-genk. So, kita harus bilang wow gitu?  

Solidaritas yang salah kaprah
 Para jagoan rijek biasanya juga pengen memberitahukan rasa solidaritas lewat melalui tawuran. Tapi apa mereka nggak ingat ya friend… gini deh, jangan ada dusta diantara kita, solidaritas kan jadi nggak  banget kalo caranya lewat keroyokan. Bukannya terkenal baek, malah yang ada kita kelihatan kaya' pecundang alias pengecut yang nggak berani satu lawan satu. Labil sih boleh- boleh aja friend, namanya juga anak muda, tapi jangan deh kita terlalu cetek banget mengartikan kalau solidaritas berarti senasib sepenanggungan dalam hal nyakitin orang lain. Belum lagi kalau akhirnya harus berurusan sama penjara, iuhhhh... apa nggak malu tuh. Udah ortu jadi sedih, masa depan kitapun nggak jelas bakal gimana, bener apa bener?.  Btw, trus gimana tuh ceritanya kalau salah satu dari kita udah kudu mendekam dalam penjara, gara- gara berhasil menganiaya waktu lagi tawuran? Apa masih ada yang namanya solidaritas, alias temen- temen kita yang lain mau nemani rame- rame dalam penjara?  Ingat friend, masih banyak temen- temen kita di luaran yang nggak bisa seberuntung kita yang enjoy bisa sekolah tiap hari. Kita nggak akan ngerti gimana kepengennya mereka buat bisa sekolah. Eh... masak kita yang udah enak gini, malah nyia- nyiain kesempatan gitu aja. Kasihan ortu juga kali', mereka yang udah susah payah mendidik dan mengusahakan yang mereka punya biar kita bisa pinter, masak malah kita kecewakan gitu aja?  Masa muda cuman datang sekali, friend. Jangan sampai waktu nanti kita tua, kita akan diingat sebagai anak muda yang arogan, alias nggak ngerti aturan, gara- gara jadi veteran tawuran yang ngumbar nafsu dan bikin rugi orang lain.

sumber: voa islam.com

Aku Memilih Islam, Karena...

"Kenapa aku memilih menjadi muslim?" Akhirnya setelah rada gedhe, pertanyaaan yang beginian muncul juga dikepala. Dan seharusnya, sebagai manusia yang sudah bisa berpikir, harus donk aku mulai berpikir untuk jawaban kenapa itu. Hal yang beginian emang kudu, soalnya aku nggak mau dipikir cuma sekedar dapat "iman warisan" atau ikut- ikutan ortu atau keluarga yang memang dari sononya udah memeluk agama Islam.

Yups, dan proses mencaripun akhirnya dimulai. Ternyata, nggak sesusah yang aku pikir. Bahkan dari pikiranku dan pengetahuan yang minimalis ini, aku semakin mantab untuk menjadikan Islam sebagai Agamaku.

Pertama, Sementara agama lain meyakini tuhan mereka yang "banyak", dalam Islam, aku diajarkan untuk hanya menyembah tuhan yang satu dan satu- satunya, yaitu Allah. Allah tidak memiliki anak, cucu atau Ortu, apalagi asisten. Hanya Allah saja sang penguasa langit dan bumi. Maka dari itu, tidak boleh ada ketundukan kepada siapapun, kecuali hanya kepada Allah, seperti disebutkan Dalam Al Quran, "Maka sembahlah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya. Ingatlah, hanya kepunyaan Allahlah agama yang bersih (dari syirik)." (Az-Zumar: 2-3). Konsep ini sangat simple dan mudah banget ditangkap atau dipahami siapapun.

Aku juga terkesan dengan ibadah sholat. Selain mengajarkan disiplin, orang yang menegakkan sholat akan bener- bener tahu caranya berterimakasih, dan nikmatnya ketemu dengan sang pencipta. Ini bisa mencegah seseorang dari mengerjakan hal- hal maksiat. Tentu sajalah, gimana cerita orang yang habis maksiat, trus bisa pede ketemu Tuhannya. Dengan sholat juga, kita bisa "bersih" dari segala dosa. Ibarat kata, seseorang yang mandi sehari sampai lima kali, nggak mungkin masih ada kotoran melekat di tubuhnya.

Kedua, hanya dalam islam, aku bisa nemuin aturan detail mulai dari urusan kamar mandi sampai urusan negara, dari urusan kita lahir sampai mati, dari segala pernak pernik cewek dan urusan cowok, sampai apapun yang ada di langit dan dibumi, Semua tertulis kumplit di Alquran dan Hadist. Hal yang kaya' gini, yang nggak ada di agama lain.

Ketiga, konsep keadilan di Islam tuh jelas. Yang baek masuk surga, yang jahat ke neraka. dan nggak maen- maen, balasan di surga itu jauh lebih baik banget dari pada yang udah kita lihat di dunia. Ini  seperti disabdakan Rasulullah SAW, "Allah berfirman, ‘Aku telah sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih kenikmatan surga yang belum pernah dilihat mata, didengar telinga, serta terlintas di hati manusia" (HR. Bukhari& Muslim). Dan sebaliknya, orang yang jahat dan durhaka kepada Allah akan berakhir tragis di neraka, seperti difirmankan Allah dalam Alquran, "... Setiap kulit tubuh mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, agar mereka merasakan adzab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. An Nisa’:56). Jadi nggak akan ada cerita, orang yang berbuat baik nggak bakalan bahagia, dan sebaliknya, nggak akan bisa juga orang yang berbuat jahat leluasa tanpa hukuman.

Next, aku juga terkesan karena Islam mengajarkan manusia berbagi lewat berzakat. Nggak seperti budaya kapitalis dimana yang miskin nambah jadi miskin, dan yang kaya tambah kaya, atau dengan bahasa lain, kita jadi acuh sama saudara disekitar kita yang nggak tau mereka udah makan atau belum.

Islam juga melindungi banget kehormatan cewek dengan jilbab dan kerudung, sementara nggak ada aturan yang beginian aku temuin di yang lain- lain. Secara, seorang cewek memanglah indah buat dilihat dari segi manapun. Makanya biar nggak jadi murahan, para cewek kudu dan wajib nutup auratnya. Lagian kalau dilihat juga lebih adeem dari pada yang dipamerin nggak jelas gitu.

Nggak cuma masalah tubuh dan aurat, Islam juga mengajarkan tata cara cewek bergaul, berdandan, bersikap, tentang kewajiban, bahkan sampai hak warisnya pun dibahas dengan fair dan detail sedeatil- detailnya. Subhanallah... ini semua dilakukan karena Islam memang sangat memuliakan wanita. Dan hal yang sama juga berlaku buat para cowok.

Nggak cuma hubungan sesama manusia, bahkan dengan alam atau binatang sekalipun,semua dikupas tuntas dalam islam dengan perfect banget.

Dalam hal makanan, islam juga paten banget dalam mengatur. Islam hanya memperbolehkan kita makan yang baik- baik dan yang didapatkan dengan cara yang baik juga. Allah berfirman,“Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaithan; karena sesungguhnya syaithan adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al Baqarah:168). Itu bukti kalau Allah memanglah maha pengasih kepada hambanya.
Oh ya, kata siapa islam identik dengan kekerasan? Islam banget- banget menekankan untuk kita berbuat baik kepada siapapun. Bahkan untuk urusan memilih agama aja, nggak ada paksaan tuh buat masuk islam, seperti tertulis dalam Al Quran, "Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam)..."(Al Baqarah ayat 256). Trus islam juga mengajarkan untuk kita selalu baeek sama orang lain, seperti disabdakan Rasulullah, "Tidak sempurna keimanan seseorang dari kalian, sebelum ia mencintai saudaranya (sesama muslim) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”
Satu lagi, banyak banget ternyata keajaiban Al Quran yang diungkap dijaman modern ini. Dan mereka, para peneliti itu, bukan orang yang ilmunya pas-pas an, melainkan ahli yang mantab banget dibidang mereka masing- masing. keajaiban itu mulai dari urusan langit sampai hal- hal yang ada di bumi. Ini menandakan kalau Al Quran memanglah bukan buatan manusia yang ilmunya terbatas banget.
Begitulah, kenapa aku akhirnya memilih islam, dan hal yang diatas itu cuma sebagian kecil alasan kenapa aku mantab memilih islam. Kesimpulan yang aku dapat, jika dibandingkan dengan yang lain dari segi apapun dan dari sudut manapun, islam akan tetap jadi yang paling utama. Nggak percaya? Buktikan saja sendiri!!!

sumber: voa islam.com

Ponpes El-Suchary: Kompas Giring Opini Negatif Terhadap Pesantren

PURBALINGGA (voa-islam.com) - Terkait dengan pemberitaan situs kompas.com tertanggal 16-12-2012 dengan tulisan berjudul "Terduga Pelaku Teror di Solo Ditangkap di Ponpes" pihak Ponpes El-Suchary Purbalingga menyatakan protes keberatan terhadap pemberitaan tersebut.

Sebab kejadian penangkapan terhadap Ali Zaenal Abidin oleh Densus 88 bukan di pesantren melainkan di luar pesantren.

”Berita dusta ini hanya di beritakan di Kompas saja sedangkan media yang lain memberitakan kejadian sebenarnya bahwa penangkapan terjadi di luar pesantren. Dengan menyebutkan bahwa penangkapan tersebut terjadi di pesantren, Kompas telah menggiring opini publik untuk berpandangan negatif terhadap pesantren, khususnya pesantren kami,” seperti dikutip dalam rilis yang diterima redaksi voa-islam.com,  Ahad (16/12/2012).

Terduga merupakan santri baru yang baru 2 bulan berada di pesantren tersebut dan penangkapan terhadap Ali  terkait dugaan peristiwa Solo yang terjadi jauh sebelum masuk pesantren El-Suchary.. Pihak Ponpes juga  tidak mengetahui bahwa santri baru  tersebut menjadi target operasi Densus 88.

Pihak Ponpes El-Suchari juga menyampaikan pernyataan sikapnya terkait berita penangkapan Ali Zaenal Abidin.

Pertama, bahwa kami memastikan tidak ada keterkaitan pesantren, yayasan, staf pengajar dengan penangkapan tersebut dan lembaga kami sudah belasan tahun dikenal baik dan tidak bermasalah di semua instansi pemerintah serta masyarakat Purbalingga dan sekitarnya.

Kedua, keberatan dengan pemberitaan yang cenderung tendensius, menyebarkan kebencian dan menyudutkan pesantren kami sekalipun tidak menyebut nama pesantren.

Ketiga, kami berharap agar Kompas bisa lebih proporsional, professional, santun dan beradab dalam pemberitaan.

Keempat, kami mendesak agar Kompas meralat kembali berita tersebut.

Demikian pernyataan sikap tersebut ya
ng ditandatangani Direktur Pondok Pesantren El-Suchary, KH. Ahmad ThohaMakhsun.

sumber: www.voa islam.com

Setelah Metro TV Kini Menteri Muhaimin Iskandar Tuduh Rohis Radikal


PALEMBANG (voa-islam.com) - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mencaci ROHIS sebagai organisasi yang menghasilkan generasi radikal.
Hal itu diungkapkan Muhaimin saat ditemui wartawan dalam acara Kongres Pelajar NU di Asrama Haji Palembang.
"Siswa-siswi SMA kita kini tidak kenal NU, kenalnya Rohis, yang hasilnya radikal dan culun-culun itu. Oleh karena itu mari kita benahi pendidikan, modalnya adalah percaya diri. Kalau tidak percaya diri jangan pernah ngaku jadi anak buah KH. Hasyim Ashari dan Gus Dur yang kokoh dan berani," kata Muhaimin yang kini menajabat Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, seperti dikutip Okezone, Minggu (2/12/2012).
Sebelumnya, Metro TV dalam Headline News dan “Metro TV Hari Ini” pada 5 September 2012 juga pernah menyudutkan ROHIS terkait isu gerakan terorisme yang masuk ke lingkungan sekolah.
Pemberitaan yang menggunakan tagline Awas! Generasi Baru Terorisme” akhirnya menuai badai protes dari para pelajar di sejumlah daerah. Setelah mendapat teguran dari KPI dan sejumlah tokoh Islam, pihak Metro TV pun akhirnya meminta maaf melalui situsnya pada 15 September 2012.
Tudingan dan cacian terhadap ROHIS kembali terlontar dari mulut seorang Menteri yang semestinya tak layak berucap demikian, akankah umat Islam diam saja?

sumber:www.voa-islam.com

Cristiano Ronaldo Sumbangkan Sepatu Emas untuk Rakyat Gaza

MADRID (voa-islam.com) - Penderitaan anak-anak kecil yang terjebak di tengah-tengah konflik Palestina-Israel di jalur Gaza tampaknya memicu jiwa kemanusiaan bomber Real Madrid, Cristiano Ronaldo, 27.
Bintang sepak bola asal Portugal itu merelakan piala sepatu emas (golden boot) yang diperolehnya tahun lalu disumbangkan kepada anak-anak di Gaza.
Piala itu merupakan penghargaan atas prestasi individu Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu musim di Eropa. Musim ini, Ronaldo telah mencetak 19 gol dari 18 pertandingan klub.
Piala berbentuk sepatu sepak bola tersebut diserahkan Ronaldo pada Real Madrid Foundation untuk dilelang. Hasil lelang itu kemudian akan disalurkan seluruhnya untuk pembangunan sekolah di Gaza.
Real Madrid Foundation telah menyalurkan bantuan pembangunan 167 sekolah di 66 negara berbeda.Seperti dirilis situs resmi Real Madrid yang berbahasa Arab, Piala Sepatu Emas itu terlelang hingga 1,5 juta euro (sekitar Rp18,6 miliar).
Ronaldo menjadi pemain paling mahal dalam sejarah saat pindah dari Manchester United ke Real Madrid dengan nilai transfer senilai 93.9 juta Euro. Selain itu, kontrak dengan Real Madrid membuatnya sebagai salah satu pemain yang dibayar tertinggi sedunia.
Pemilik nama lengkap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro lahir di Funchal, Madeira, Portugal pada 5 Februari 1985. Pemain yang menjadi kapten timnas Portugal itu meraih masa keemasan ketika bergabung dengan Manchester United tahun 2003 dari klub profesional pertamanya di Portugal, Sporting Lisbon, yang menjadikannya pemain Portugal pertama di Old Trafford dengan transfer "hanya" 12,24 juta pounds sebelum akhirnya berlabuh di Madrid.

sumber: www.voa islam.com

Dilarang Ngobrol Saat Buang Air

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah untuk Ra
sulullah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam- keluarga dan para sahabatnya.
Dari Jabir Radhiyallahu 'Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:

إِذَا تَغَوَّطَ اَلرَّجُلَانِ فَلْيَتَوَارَ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا عَنْ صَاحِبِهِ وَلَا يَتَحَدَّثَا فَإِنَّ اَللَّهَ يَمْقُتُ عَلَى ذَلِكَ
"Apabila dua orang buang air besar maka hendaknya masing-masing bersembunyi dan tidak saling berbicara; sebab Allah mengutuk perbuatan yang sedemikian." (HR. Ahmad. Dishahihkan oleh Ibnus Sakan dan Ibnul Qathan. Syaikh Al-Bassam menilainya sebagai hadits hasan. Imam Syaukani mengatakan: tidak ada alasan menilainya sebagai hadits dhaif)
Berbincang-bincang (mengobrol) dengan orang lain saat buang hajat dilarang. Larangan ini bermakna haram. Ancaman dengan kemurkaan dari Allah atas pelakunya memperkuat pengharaman perbuatan tersebut. Karena ia mencermin rendahnya harga diri, kurangnya rasa malu, dan hilangnya kehormatan. Ini dikuatkan dengan sikap Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang tidak mau menjawab salam saat buang hajat.
Diriwayatkan Imam Muslim  dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'Anhuma,

 أَنَّ رَجُلاً مَرَّ وَرَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَبُولُ فَسَلَّمَ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ
"Ada seseorang yang berpapasan dengan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang saat itu beliau dengan buang air kecil. Lalu orang itu mengucapkan salam kepada beliau, namun beliau tidak menjawab salamnya." (HR. Muslim, Abu Dawud, Al-Tirmidzi, Al-Nasai, dan Ibnu Majah)
Menjawab salam hukumnya wajib. Tetapi beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak melakukannya; ini menunjukkan haramnya berbincang-bincang (ngobrol) pada saat buang hajat, terlebih jika menyebut nama Allah atau kalimat thayyibah. (lihat Subulus salam: I/149, Shahih Fiqih Sunnah: I/123)
Akibat dari perbuatan ini, "Sebab Allah mengutuk perbuatan yang sedemikian." Kata Al-Maqtu puncak dari al-ghadhab (marah). Dan Allah tidaklah murka kecuali terhadap perbuatan-perbuatan buruk. Dan pengharaman perbuatan tersebut nampak dari dhahir hadits, walau madhab jumhur membawanya kepada kemakruhan saja. (Lihat: Taudhih al-Ahkam, Syaikh al-Bassam: I/311)
Larangan ini lebih dekatnya atas dua orang yang sedang buang hajat, lalu mengobrol. Maknanya mencakup juga orang yang mengobrol dengan orang lain yang ada di luar tempat buang hajatnya (diluar toilet) saat ia buang hajat. Masuk di dalamnya orang mengobrol melalui alat komunikasi seperti handphone dan selainnya.
Jenis larangan ngobrol ini mencakup segala bentuk perbincangan. Dikecualikan pada saat darurat/terpaksa. Seperti melihat ada orang buta terjatuh ke dalam sumur, atau melihat ular, kala jengking, dan binatang berbisa lainnya yang sedang menuju kepada seseorang, memint air, dan selainnya. Wallahu Ta'ala A'lam.  

sumber: voa-islam.com

Jumat, 21 Desember 2012

Arisan Seks Remaja, Trus Kita Kudu Bilang Wow Gitu?

Beberapa hari ini, kita digegerkan dengan adanya berita tentang beberapa teman kita yang lagi asyik menggelar sebuah arisan. Yups, ini arisan bukan sembarang arisan, friend. Kalau biasanya arisan tuh hadiahnya uang dan buat jajan, atau beli kebutuhan positif lainnya, tapi yang ini uangnya buat booking PSK, bro!!


Jangan kaget, emang aneh sih, tapi ini nyata!. Bahkan arisan ini udah berjalan lebih dari satu tahun, dan tersangkanya terdiri dari enam orang. Kasusnya terblow up setelah si PSK sendiri yang ngaku.

Astagfirullah... masalah syahwat termyata terbukti memang riskan banget buat makhluk seumuran kita. Antara rasa penasaran, ingin tahu dan keinginan kuat buat eksperimen, kadang membuat kita gelap mata dan ngambil jalan pintas, yaitu zina. Sayang banget ya, padahal resikonya nggak akan sesimple yang kita bayangin loh. Dilansir dari beritajatim, salah satu anggota Komisi Penanggulangan AIDS Situbondo, Heryawan berkata kalau ada PSK penderita HIV yang mengaku hampir setiap pekan melayani pelajar. "Ini sangat membahayakan. Ini perlu  ditangani serius," katanya kepada pers.

Wew, apa jadinya kalau HIV bersarang di tubuh mereka yang masih usia muda itu? apa nggak bakalan nyesel seumur hidup tuh? trus kelanjutan hidupnya bakal kaya' gimana tuh? apa iya cuma bisa sekedar pasrah nunggu tanggal kematian kita? widihhh, miris banget!!

Friend, sebuah keperawanan dan keperjakaan seharusnya bisa kita jaga baik- baik sampai saatnya nanti kita menikah. Itu karena kita adalah istimewa, dan kudu diperlakukan dengan istimewa, bukan malah diobral murah, hanya karena kita nggak bisa nahan hawa nafsu sesaat. Dan kalau bukan kita yang menghargai diri kita sendiri dulu, gimana orang lain bisa menghargai kita?

So
, banyak- banyak mikir dulu deh resiko terburuknya kalo kita mau ngelakuin sesuatu, dan jangan asal mikir asyiknya saja. Tanya kenapa? karena hidup cuma sekali- kali nya ini, dan masa muda juga cuman datang sekali. Nggak ada tuh cerita mesin waktu yang bakal bisa bawa kita kembali memperbaiki keadaan, saat kita kadung berbuat salah.

Makanya, buat menghalau pikiran- pikiran syahwat yang mampir ke kita, coba deh perbanyak melakukan aktivitas positif. Ketemu dengan banyak orang dan melakukan banyak aktifitas fisik dan berpikir, akan mengalihkan fokus kita pada hal yang positif juga. Selain itu, sesuai yang dipesankan Rasulullah SAW, perbanyak puasa dan berdzikir mengingat Allah. Inshaallah pikiran kita bakalan lebih sehat, dan pastinya akan jauh dari hal- hal yang nggak penting buat dilakukan.

sumber: voa islam

Generasi STMJ? Nggak Bangett!

Pernah nggak mendengar, seorang remaja yang bandel abies disegala bidang, tapi anehnya disisi lain dia juga kelihatan sholeh? Yups, emang dua sisi yang berlainan banget, dan kelihatannya nggak mungkin kalau kejadian bareng di orang yang sama. Tapi jangan salah friend, virus kaya' gini ternyata udah banyak menjangkiti dikalangan kita, loh. Istilah kerennya disebut STMJ alias sholat terus, maksiat jalan.

As we know, sholat itu adalah akses buat kita biar selalu ingat sama Allah. Selain itu, sholat juga diperintahkan kepada kita biar kita selalu jauh- jauh dari melakukan hal- hal yang keji dan durhaka kepada Allah, seperti disebutkan dalam surat Al ‘Ankabuut ayat 45:

    "Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan".
Nah, Motif STMJ ini biasanya dilakuin sama mereka yang mereka yang baru mengerjakan sholat sebatas menggugurkan kewajiban aja, atau karena mereka menganggap ibadah sholat adalah cuma sekedar ritual harian standart. Dan malah nggak jarang juga loh, ada beberapa yang mengerjakan sholat dalam rangka menarik simpati orang alias riya'.

Berdasarkan fakta dilapangan, semua motif itu terlah terbukti sukses banget menjauhkan kita dari yang namanya khusuk. Alhasil, saat gangguan setan udah di depan mata, rasa takut kepada Allah justru terbang entah kemana. Akhirnya, dengan gampang kita terjerumus ke hal- hal maksiat itu. Maka jadilah, habis sholat eh... maksiat lagi dan lagi. Kalau sudah begini, nggak ada yang rugi kecuali diri kita sendiri lah. Soalnya, pahala udah pasti nggak ada, hatipun juga nggak akan tenang, dan hubungan kita dengan Allah juga nggak akan mulus, friend. Bahaya banget kan?

Selain itu,perilaku STMJ juga bisa dengan mudah ngebentuk kita menjadi pribadi yang gampang menyepelekan sesuatu. Gimana nggak, dengan STMJ, berarti kita mencampurkan yang haq dan yang batil, tanpa ada perasaan bersalah sama sekali kepada Allah. Ini berarti keimanan kita kepada Allah, juga nggak valid. Nah kalo soal iman aja udah nggak jelas, pastilah urusan lain- lainpun juga makin nggak jelas. 

So, kalau kita benar- benar mau serius mengabdi dan mengaku hamba Allah yang takut kepadanya, buruan deh kita buat sholat kita jadi kontrol diri dan alarm yang pakem banget buat kita jauhin yang namanya maksiat. Ingat kawan, semua yang kita lakukan di dunia ini nggak ada yang gratis, pastinya akan ada pertanggung jawaban kita atas semua detail perbuatan kita di hadapan Allah nanti. Di dunia ini hanya ada 2 friend, bersama Allah, atau bersama setan, dan nggak akan mungkin keduanya bisa jalan bareng. Jadi, tentukan pilihanmu sekarang!


sumber: voa islam

Maaf Sob, Aku Nggak Akan Ucapin Selamat Ultah Buat Kamu!

"Happy birthday, semoga sehat selalu", kalimat ini pasti biasa kamu denger saat kamu lagi ultah kan?. ya gitu deh, hari ultah katanya jadi yang paling spesial buat setiap orang. Selain bisa nerima banyak ucapan selamat, pada hari bersejarah itulah, untuk pertama kalinya kita lahir ke dunia.

Next,
buat merayakan hari ultah itu, banyak temen kita yang kemudian mengadakan pesta atau minimal surprise kecil, biar tambah ramai suasana. Dan, nggak jarang juga loh, untuk membuat pesta itu mereka merogoh kocek sampai jutaan bahkan ratusan juta. Katanya sih buat syukuran karena masih dikasih panjang umur sampai hari ulang tahunnya.

Tapi dibalik semua kemeriahan itu, apakah kamu sudah tahu friend tentang asal- usul perayaan ulang tahun?

Dalam buku Parasit Akidah karya A.D. EL. Marzdedeq disebutkan, pesta ulang tahun pertama kali diadakan oleh orang Nasrani Romawi. Mereka menyalakan beberapa batang lilin diatas sebuah kue yang besar. Lilin itu berjumlah sama dengan usia orang yang berulang tahun. Lilin itu kemudian akan ditiup sambil orang tersebut menyampaikan harapan dihari ulang tahunnya.
Jadi acara ulang tahun itu jelas- jelas bukan aturan Islam yang membawa kebaikan. Kalaupun perayaan itu membawa kebaikan, pastilah Rasulullah, para sahabat, tabi’in dan tabiut tabi’in sudah terlebih dahulu mencontohkannya. Tapi ternyata, mereka nggak mengucapkan dan nggak memperingati Ulang Tahun juga tuh.

Pertanyaannya sekarang, kenapa masih banyak teman- teman kita dilluar sana yang ikut- ikutan merayakannya ya? bahkan menyamarkan dengan label syukuran, atau milad biar terkesan lebih islami gitu. Hmm.. ternyata kejadian benerkan apa yang dulu pernah disabdakan Rasulullah SAW, bahwa “Kamu akan mengikuti cara hidup orang-orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehingga jika mereka masuk kedalam lobang biawak kamu pasti akan memasukinya juga”. Para sahabat bertanya,”Apakah yang engkau maksud adalah kaum Yahudi dan Nasrani wahai Rasulullah?”Rasulullah menjawab:”Siapa lagi jika bukan mereka?!”.
Sob, sudah saatnya kita punya jati diri yang jelas. Hidup nggak sekedar hura- hura ataupun ikut apa yang asik- asik aja. Kalau kamu ngaku sebagai muslim, tunjukkan dong identitas kamu yang asli, sehingga kamu tampil beda dan terbedakan dari yang abal- abal.  Termasuk juga dalam hal aturan dan kebiasaan hidup kamu. 

Kalau ada yang komen, "Kan dalam ulang tahun itu kita berdoa bareng- bareng buat bersyukur karena udah dikasih panjang umur, sekalian juga buat menyambung silaturahmi dengan teman- teman". Helloooo...Rasulullah SAW itu adalah orang yang paling mengerti cara bermasyarakat dan bersosialisasi, plus paling tahu bagaimana cara menggembirakan para sahabat-sahabatnya. Rasulullah juga adalah orang yang paling mengerti gimana cara bersyukur dengan cara yang paling pas banget sesuai dengan Aturan Allah. Tapi sekali lagi, Rasulullah SAW tidak pernah mencontohkan perayaan yang begituan, bahkan beliau memerintahkan kepada kita untuk menyelisihinya, atau kalau nggak, berarti kita sama dengan mereka.

Rasulullah SAW bersabda,

"Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.”( HR. Ahmad dan Abu Daud dari Ibnu Umar).
friend, apa iya kamu yang ngaku muslim disamakan dengan orang- orang kafir?
Seperti kamu tahu, setiap hari umur kita makin berkurang. Harusnya hal itu membuat kita sedih dunk, karena berarti jatah waktu kita hidup di dunia tambah berkurang. Nggak ada guna perayaan yang mewah, kasih selamat atau berharap dikasih ucapan selamat ulang tahun. Yang seharusnya kita harus lakukan adalah semakin banyak introspeksi buat pertanggungjawaban kelak dihadapan Allah, saat umur kita udah habis, dan bukan malah ikut- ikutan merayakan tradisi jahiliyah yang nggak jelas gitu. Bakalan rugi deh.
Sekali lagi ya, walaupun sekuat tenaga kamu bilang "sekedar buat syukuran aja" tapi tetep aja nggak akan diterima oleh Allah, Friend. Nggak percaya, lihat nih yang disabdakan Rasulullah SAW,

Barangsiapa beramal dengan suatu amalan yang “tidak ada perintah dari kami padanya” maka amalan tersebut TERTOLAK (yaitu tidak diterima oleh Allah).” (HR. Muslim)
So, masih mau merayakan dan mengucapkan selamat ulang tahun atau berani bilang "Maaf Sob, Aku nggak akan ucapin selamat ultah buat kamu!"?

sumber: voa islam

Ini Kata MUI Jika Kita Tak Tahu Makan Baso yang Mengandung Babi

JAKARTA (voa-islam.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta penegak hukum bertindak tegas terkait penemuan bakso mengandung daging celeng atau babi hutan yang marak terjadi di beberapa daerah Jakarta belakangan ini.


Ketua MUI Pusat Ma'ruf Amin mengatakan, kasus bakso celeng tersebut sudah merupakan tindakan penipuan.

"Ya kalau sudah seperti itu, itu sudah tindakan penipuan, tindakan hukum, jadi sudah seharusnya penegak hukum cepat bertindak dan menindak tegas pelakunya," kata Ma'ruf ketika ditemui di Plaza Mandiri, Jakarta, seperti dikutip detik,Sabtu (15/12/2012).

Menurut Ma'ruf, jika ada pedangang bakso atau daging yang mengaku tidak mengetahui ada kandungan babi dalam olahannya, itu tidak masuk akal.

"Tak masuk akal kalau pedagang daging atau bakso tidak tahu ada kandungan babi dalam dagangannya, karena kedua daging tersebut bisa dibedakan dengan kasat mata," ucapnya.


KH. Ma'aruf Amin juga mengatakan, bagi masyarakat yang terlanjur mengkonsumsi produk olahan yang ternyata di dalamnya terkandung daging babi, secara Islam hal itu tidak apa-apa.

"Kalau tidak tahu ya tidak apa-apa, tapi mulai sekarang lebih hati-hati lagi dalam mengkonsumsi makanan," cetusnya.

Sebelumnya, hal senada juga pernah diungkapkan KH. Ali Mustafa Ya’qub bahwa ia berharap semoga Allah mengampuni atas ketidaktahuan itu

"Mereka mudah-mudahan diampuni karena ketidaktahuan itu. Karena selama ini di Indonesia lazimnya bakso itu dibuat dari daging sapi," ucap Wakil Ketua MUI Bidang Fatwa, KH. Ali Mustafa Ya'qub Kamis (13/12/2012).
Ia mengatakan, harga daging sapi yang mahal seharusnya tidak menjadi alasan bagi penjual bakso untuk menggantinya dengan daging babi. Sebab yang menyebabkan daging babi diharamkan adalah faktor kenajisannya.
"Harga daging mahal itu adalah alasan klasik. Itu kan variatif. Ada yang harganya rendah sekali seperti lemak, ada yang harga sedang dan ada yang tinggi sekali. Bukan karena murah diharamkan dan mahal dihalalkan. Itu karena faktor kenajisannya," pungkas Ali. [Widad/dtk]

Ayo Blokir Akun Facebook Israel Berbahasa Indonesia!


JAKARTA (voa-islam.com) - Sebuah Fan Page provokatif di jejaring sosial Facebook bernama ‘Israel Berbahasa Indonesia’ meresahkan umat Islam.

Menurut penulusuran voa-islam.com, halaman yang dibuat 15 Mei 2011 lalu tersebut kini sudah mencapai 287.770 orang pengguna Facebook yang menyukai (like), pada hari Selasa (18/12/2012), pukul 16.00 WIB.

Akun yang mempromosikan negara Zionis Yahudi itu pertama kali melakukan update status pada 7 Juni 2011 pukul 14:00 WIB.
Status tersebut menyampaikan pernyataan bahwa halaman Israel Berbahasa Indonesia  adalah halaman resmi yang bertujuan untuk memberitakan informasi terkait negara Zionis Israel dalam bahasa Indonesia. Kemudian yang amat berbahaya, halaman itu juga mempunyai misi menjalin hubungan Indonesia dan Israel.

“SHALOM INDONESIA!

oleh Israel Berbahasa Indonesia pada 7 Juni 2011 pukul 14:00

Selamat datang di halaman Resmi Negara Israel dalam Bahasa Indonesia.

Di sini kami akan mendistribusikan artikel berita terbaru, video dan foto-foto yang berkaitan dengan Negara, Rakyat dan Ide Israel, ke dalam Bahasa Indonesia.

Halaman ini juga berfungsi untuk menjalin persahabatan antara warga Israel dan Indonesia, dengan demikian kita akan segera mengaktifkan pengguna posting di dinding. Untuk sementara waktu, halaman ini menjadi forum terbuka, dan untuk menjadi persahabatan, maka kami meminta Anda untuk menghormati Pedoman kami dalam membuat posting yang dapat dilihat dalam Perjanjian Pengguna pada Tab Info. Kami akan memantau halaman ini untuk memastikan bahwa panduan kami dipatuhi dan kami akan berusaha untuk menanggapi pertanyaan Anda.

Silakan menantikan untuk update segera.



Shalom!”  

Hingga kini Fan Page tersebut masih aktif, sejumlah penentang dan pendukung Zionis pun terus saling mengupdate status di halaman itu.

sumber: voa islam

Pembantaian Massal di Sekolah Connecticut Amerika Serikat

Connecticut (voa-islam.com) Menjelang Natal, sepertinya rakyat  Ameirka Serikat mendapatkan hadiah dari Yesus
, di mana terjadi kembali pembantaian yang sangat mengerikan. Pembantaian massal terhadap anak sekolah, sampai Presiden Obama harus menangis, melihat peristiwa yang sangat mengerikan yang terjadi di depan matanya.
Tetapi, Obama tidak pernah menangis, ketika melakukan pembantaian terhadap umat Islam di negeri-negeri Muslim. Amerika Serikat dengan sangat ringan tangan membunuhi Muslim di berbagai negara dengan dalih yang sangat tidak masuk akal.
Kejahatan Amerika Serikat itu, sampai sekarang masih terus berlangsung di seluruh dunia, terutama di negeri-negeri Muslim. Pembunuhan terhadap mereka yang dituduh sebagai teroris, dan sejatinya hanya orang-orang yang ingin menegakkan Islam.
Kali ini, peristiwa yang sangat buruk, di mana berlangsung pembantaian massal, dan ini merupakan peristiwa paling buruk dalam sejarah Amerika Serikat, sampai Presiden Obama menangis, melihat peristiwa yang terjadi. Polisi mengatakan tujuh orang dewasa di sekolah itu tewas, dan diantara yang tewas itu, salah satunya penembak anak-anak sekolah. Presiden Amerika Serikat,  Obama mengatakan, "Hati kita yang rusak", cetusnya.
Peristiwa yang mengerikan itu, di mana seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah sekolah dasar Connecticut, Jumat, sedikitnya menewaskan 26 orang, termasuk 20 anak-anak, kata polisi, peristiwa ini merupakan salah satu penembakan massal terburuk dalam sejarah Amerika Serikat.
Para pria bersenjata - yang menurut laporan media yang membawa empat senjata dan mengenakan rompi anti peluru - yang mati di dalam Sekolah Dasar Sandy Hook di Newtown, Connecticut, polisi negara Letnan Paul Vance mengatakan pada konferensi pers.
Vance mengatakan pihak berwenang menemukan 18 anak-anak dan tujuh orang dewasa, termasuk penembak, tewas di sekolah, dan dua anak yang dinyatakan meninggal kemudian di rumah sakit. Termasuk seorang dewasa lainnya ditemukan tewas di TKP  di Newtown, kata seorang pejabat polisi.
The New York Times melaporkan bahwa pria bersenjata itu, berumur 20-an, masuk ke sebuah kelas, di mana ibunya adalah seorang guru, pertama kali menembak ibunya dan kemudian 18 siswa di ruang kelas, sebelum menembak lima orang dewasa lain dan membunuh dirinya sendiri.
"Hati kami hancur saat ini," kata Presiden AS Barack Obama dalam sebuah pidato di televisi dengan emosional kepada seluruh bangsa Amerika Serikat.

Kekacauan melanda anak-anak berkumpul di ruang kelas mereka untuk pertemuan pagi di SD Sandy Hook di Newtown, sebuah kota yang berjarak  80 mil (130 km) timur laut dari New York City .
Saksi melaporkan terjadi lebih puluhan kali suara tembakan, tetapi ada yang mengatakan sebanyak 100 kali lebih tembakan.
"Itu mengerikan," kata orang tua Brenda Lebinski, yang bergegas ke sekolah di mana putrinya berada di kelas tiga. "Semua orang berada di tempat peristiwa itu menjadi histeris - terutama orang tua, ada siswa anak-anak yang keluar dari sekolah dengan badan berlumuran berdarah. Aku tidak tahu apakah mereka ditembak, tapi mereka berlumuran darah...", ujarnya.
Lebinski yang berada di sekolah selama penembakan,mengatakan, seorang "pria bertopeng" masuk ruangan kepala sekolah dan mungkin telah menembak kepala sekolah. Lebinski, yang berteman dengan ibu yang berada di sekolah, mengatakan bahwa kepala sekolah itu "terluka parah."
Guru putri Lebinski yang ini "segera mengunci pintu ke ruang kelas dan menaruh semua anak-anak di sudut ruangan."
Sebelumnya, terjadi penembakan yang paling terkenal sekolah, tahun 1999 di Columbine High School di Littleton, Colorado, di mana dua remaja tewas 13 mahasiswa dan staf sebelum bunuh diri.
Amerika Serikat telah mengalami sejumlah serangan yang mengerikan yang dilakukan warganya sendiri, dan  penembakan massal tahun ini, yang paling baru di Oregon, di mana seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah pusat perbelanjaan, menewaskan dua orang dan kemudian dirinya sendiri.
Yang paling mematikan terjadi pada bulan Juli di tengah malam pemutaran film Batman di Colorado yang menewaskan 12 orang dan melukai 58. Pada tahun 2007, 32 orang tewas di Virginia Tech universitas dalam tindakan mematikan kekerasan senjata dalam sejarah AS.
Di lain penembakan sekolah terkenal di luar Amerika Serikat, pada tahun 1996 seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di sebuah sekolah dasar di Dunblane, Skotlandia, dan menewaskan 16 anak-anak dan orang dewasa sebelum membunuh dirinya sendiri.

Begitulah kehiudupan di Amerika Serikat, rakyatnya saling bunuh-membunuh, dan seperti bangsa bar-bar yang sangat tidak beradab. Memang, Amerika Serikat itu, tak lain, kumpulan para orang buangan alias penjahat yang lari dari Inggris, dan mereka berkumpul di negeri itu.
Di Amerika Serikat, saling bunuh-membunuh, seks bebas, kawin antar jenis, bencana alam, yang tanpa henti, yang  memporak-porandakan seluruh negara bagian.
Tentu, yang lebih mengerikan dan akan menghancurkan Amerika Serikat, adalah komitmen Presiden Obama yang memperbolehkan kawin sejenis, yang dampaknya sekarang orang yang terserang HIV itu, sudah lebih 60 juta yang tewas, korbannya melebihi dari korban Perang Dunia II, yang  hanya 20 juta. Amerika Serikat pantas tenggelam. Wallahu'alam.

sumber: 
www.voa-islam.com

Inilah Alasan Haramnya Mengucapkan Selamat Natal

Al-hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta Alam. Tidak ada tuhan yang sebenarnya kecuali Dia
semata, tidak beranak dan tidak diperanakkan. Shalawat dan salam teruntuk Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasa
llam-, keluarga dan para sahabatnya.
Nuansa Natal di negeri yang mayoritas muslim ini sudah sangat terasa kemeriahannya. Mall-mall dan pusat perbelanjaan menggelar event-event bertemakan natal. Semua itu untuk memeriahkan hari crismash yang diyakini kaum Nasrani sebagai hari kelahiran al Masih atau Jesus yang diklaim sebagai tuhan atau anak Tuhan.
Dalam akidah Islam Al-Masih Isa bin Maryam adalah Nabi dan Rasul Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dia bukan anak Tuhan dan bukan Tuhan itu sendiri. Bahkan Allah Ta’ala telah membantah di banyak ayat-Nya terhadap tuduhan bahwa Dia menjadikan Isa sebagai putera-Nya,
وَأَنَّهُ تَعَالَى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلَا وَلَدًا
Dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak.” (QS. al-Jin: 3)
بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ أَنَّى يَكُونُ لَهُ وَلَدٌ وَلَمْ تَكُنْ لَهُ صَاحِبَةٌ وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai istri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-An’am: 101)
Allah mengabarkan bahwa Dia Mahakaya tidak butuh kepada yang lainnya. Dia tidak butuh mengangkat seorang anak dari makhluk-Nya.

قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا سُبْحَانَهُ هُوَ الْغَنِيُّ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ إِنْ عِنْدَكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ بِهَذَا أَتَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah; Dia-lah Yang Maha Kaya; kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Kamu tidak mempunyai hujjah tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?” (QS. Yunus: 68)
Sesungguhnya umat Kristiani telah berlaku lancang kepada Allah dengan menuduh-Nya telah mengangkat seorang hamba dan utusan-Nya sebagai anak-Nya yang mewarisi sifat-sifat-Nya. Karena ucapan mereka ini, hampir-hampir membuat langit dan bumi pecah karenanya.
"Dan mereka berkata: 'Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak'. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar. Hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah, dan gunung-gunung runtuh, karena mereka mendakwa Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak. Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba." (QS. Maryam: 88-93)
Maka tidak mungkin seorang muslim yang mentauhidkan Allah akan ikut serta, mendukung, mengucapkan selamat atas perayaan Natal, dan bergembira dengan perayaan-perayaan hari raya tersebut yang jelas-jelas menghina Allah dengan terang-terangan. Keyakinan ini membatalkan peribadatan kepada Allah, karena inilah Allah Ta'ala menyifati Ibadurrahman bersih dari semua itu:
وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ
"Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu. . ." (QS. Al Furqaan: 72) Makna al Zuur, adalah hari raya dan hari besar kaum musyrikin sebagaimana yang dikatakan Ibnu Abbas, Abul 'Aliyah, Ibnu sirin, dan ulama lainnya dari kalangan sahabat dan tabi'in.
Namun di tengah-tengah zaman penuh fitnah ini, prinsip akidah yang sudah tertera sejak 1400 tahun yang lalu mulai digoyang dan dianulir atas nama toleransi. Dengan dalih kerukunan antarumat beragama, sebagian umat Islam ikut-ikutan merayakan dan memeriahkan hari besar kufur dan syirik ini. Sebagian mereka dengan suka rela mengucapkan selamat kepada orang-orang kafir atas hari raya mereka yang berisi kekufuran dan kesyirikan terebut.
Lebih tragis lagi, pembenaran saling mengucapkan selamat atas hari raya antar umat beragama dilontarkan oleh para tokoh intelektual Muslim. Tidak sedikit mereka yang bergelar Profesor dan Doktor.
Prof. Dr. Sofjan Siregar, MA dalam isi materi yang disampaikannya dalam pengajian ICMI Eropa bekerjasama dengan pengurus Masjid Nasuha di Rotterdam, Belanda, Jumat (17/12/2010), menyimpulkan bahwa mengucapkan selamat Natal oleh seorang muslim hukumnya mubah, dibolehkan. Menurutnya masalah mengucapkan selamat Natal adalah bagian dari mu’amalah, non-ritual. Yang pada prinsipnya semua tindakan non-ritual adalah dibolehkan, kecuali ada nash ayat atau hadits yang melarang. Dan menurut Sofjan, tidak ada satu ayat Al Quran atau hadits pun yang eksplisit melarang mengucapkan selamat atau salam kepada orang non-muslim seperti di hari Natal. (Detiknews.com, Ahad: 19/12/2010)
Prof. Dr. HM. Din Syamsuddin MA, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, mengaku terbiasa mengucapkan selamat Natal kepada pemeluk Kristen.
"Saya tiap tahun memberi ucapan selamat Natal kepada teman-teman Kristiani," katanya di hadapan ratusan umat Kristiani dalam seminar Wawasan Kebangsaan X BAMAG Jatim di Surabaya (10/10/2005).
Fatwa Syaikh al-‘Allamah Muhammad bin Shalih Utsaimin
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullaah ditanya tentang hukum mengucapkan selamat natal kepada orang kafir. “Apa hukum mengucapkan selamat hari raya Natal kepada orang-orang kafir? Dan bagaimana kita membalas jika mereka mengucapkan Natal kepada kita? Apakah boleh mendatangi tempat-tempat yang menyelenggarakan perayaan ini? Apakah seseorang berdosa jika melakukan salah satu hal tadi tanpa maksud merayakannya? Baik itu sekedar basa-basi atau karena malu atau karena terpaksa atau karena hal lainnya? Apakah boleh menyerupai mereka dalam hal itu?
Beliau rahimahullaah menjawab dengan tegas, “Mengucapkan selamat kepada orang-orang kafir dengan ucapan selamat Natal atau ucapan-ucapan lainnya yang berkaitan dengan perayaan agama mereka hukumnya HARAM sesuai kesepakatan ulama. Sebagaimana kutipan dari Ibnul Qayyim rahimahullaah dalam bukunya Ahkam Ahl Adz-Dzimmah, beliau menyebutkan:
“Mengucapkan selamat kepada syiar agama orang kafir adalah haram berdasarkan kesepakatan (ulama). Seperti mengucapkan selamat atas hari raya dan puasa mereka dengan mengatakan 'Ied Muharak 'Alaik (hari raya penuh berkah atas kalian) atau selamat bergembira dengan hari raya ini dan semisalnya. Jika orang yang berkata tadi menerima kekufuran maka hal itu termasuk keharaman, statusnya seperti mengucapkan selamat bersujud kepada salib. Bahkan, di sisi Allah dosanya lebih besar dan lebih dimurkai daripada mengucapkan selamat meminum arak, selamat membunuh, berzina, dan semisalnya. Banyak orang yang tidak paham Islam terjerumus kedalamnya semantara dia tidak tahu keburukan yang telah dilakukannya. Siapa yang mengucapkan selamat kepada seseorang karena maksiatnya, kebid'ahannya, dan kekufurannya berarti dia menantang kemurkaan Allah.”Demikian ungkapan beliau rahimahullaah.
Haramnya mengucapkan selamat kepada kaum kuffar atas hari raya agama mereka, sebagaimana dipaparkan oleh Ibnul Qayyim, karena di dalamnya terdapat pengakuan atas syi’ar-syi’ar kekufuran dan ridha terhadapnya walaupun dia sendiri tidak ridha kekufuran itu bagi dirinya. Kendati demikian, bagi seorang muslim diharamkan ridha terhadap syi’ar-syi’ar kekufuran atau mengucapkan selamat dengan syi’ar tersebut kepada orang lain, karena Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak ridha terhadap semua itu, sebagaimana firman-Nya,
إِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنْكُمْ وَلَا يَرْضَى لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ وَإِنْ تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ
Jika kamu kafir, maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman) mu dan Dia tidak meridai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridai bagimu kesyukuranmu itu.” (QS. Al-Zumar: 7)
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu.” (QS. Al-Maidah: 3) dan mengucapkan selamat kepada mereka dengan semua itu adalah haram, baik ikut serta di dalamnya ataupun tidak.”
Jika mereka mengucapkan selamat hari raya mereka kepada kita, hendaknya kita tidak menjawabnya, karena itu bukan hari raya kita dan Allah Ta’ala tidak meridhai hari raya tersebut, baik itu merupakan bid’ah atau memang ditetapkan dalam agama mereka. Namun sesungguhnya itu telah dihapus dengan datangnya agama Islam yang dengannya Allah telah mengutus Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam kepada seluruh makhluk. Allah telah berfirman tentang agama Islam,
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآَخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS. Ali Imran: 85).
Seorang muslim haram memenuhi undangan mereka dalam perayaan ini, karena ini lebih besar dari mengucapkan selamat kepada mereka, karena dalam hal itu berarti ikut serta dalam perayaan mereka. Juga diharamkan bagi kaum muslimin untuk menyamai kaum kuffar dengan mengadakan pesta-pesta dalam momentum tersebut atau saling bertukar hadiah, membagikan permen, parsel, meliburkan kerja dan sebagainya. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.” (HR. Abu Dawud dan dishahihkan Ibnu Hibban)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullaah dalam bukunya Iqtidha’ ash-Shirath al-Mustaqim Mukhalafah Ashab al-Jahim menyebutkan, “Menyerupai mereka dalam sebagian hari raya milik mereka menumbuhkan rasa senang pada hati mereka (kaum muslimin) terhadap keyakinan batil mereka. Dan bisa jadi memberi makan pada mereka dalam kesempatan itu dan menaklukan kaum lemah.” Demikian ucapan beliau rahimahullah.
Dan barangsiapa melakukan di antara hal-hal tadi, maka ia berdosa, baik ia melakukannya sekedar basa-basi atau karena mencintai, karena malu atau sebab lainnya. Karena perbuatan tersebut termasuk bentuk mudahanan (penyepelan) terhadap agama Allah dan bisa menyebabkan teguhnya jiwa kaum kuffar dan membanggakan agama mereka.

sumber: voa islam

Menurut Ramalan Suku Maya Besok Kiamat, Apa Kata MUI?

JAKARTA (voa-islam.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat untuk tidak resah dengan isu kiamat yang didasarkan pada perhitungan kalender Suku Maya pada 21 Desember 2012. MUI mem
inta masyarakat Muslim tidak mempercayai ramalan itu.


"Kiamat itu hanya isu saja, jangan ditanggapi dengan serius," kata Ketua MUI, Ma'ruf Amin di Jakarta, Rabu (19/12/2012).

Bagi umat Islam, tambah Ma'ruf, kiamat merupakan keniscayaan. Namun, tidak ada satu pun manusia yang bisa tahu kapan kiamat bakal terjadi. "Kalau manusia, tidak akan pernah tahu kapan terjadinya kiamat, hanya dikasih tanda-tanda saja," tutur dia.

Menurut Ma'ruf, dalam Al-Qur’an sudah dijabarkan berbagai tanda menjelang hari kiamat. Namun, menurut dia, untuk saat ini belum ada tanda yang menunjukkan kiamat akan berlangsung pada hari Jumat nanti. Namun, "Kita, umat Islam, harus percaya kalau kiamat bakal terjadi."

Isu kiamat itu berasal dari perhitungan kalender Suku Maya yang akan berakhir pada 21 Desember 2012. Namun, sejumlah kalangan mengatakan ramalan kiamat tersebut hanya sebagai bentuk kesalahan penafsiran terhadap penanggalan Suku Maya itu. Meski demikian, sekelompok orang di sejumlah negara telah melakukan berbagai persiapan terkait ramalan itu. [Widad/viva]